sumber: kampusholic.co Salah satu pekerjaan rutin seorang mahasiswa adalah mengerjakan tugas. Berdasarkan pengalaman, rata-rata tugas kuliah itu dikerjakan secara kelompok. Pembagian kelompok pun lebih sering suka-suka dosennya. Alhasil, pembagian secara random ini kadang memaksa untuk menyatukan si malas dan si rajin dalam satu kelompok. Dan yang terjadi adalah, si malas sering tidak ikut mengerjakan tugas karena merasa sudah ada si rajin yang pasti mengerjakan. Ada juga si malas yang tidak ikut mengerjakan karena merasa tidak di ajak oleh si rajin. Meski tidak semuanya, si rajin cenderung tidak percaya dengan hasil pekerjaan si malas. Akhirnya, gayung pun bersambut si rajin akan mengerjakan tugas kelompok ini sendirian dan mengabaikan si malas. Yang penting nilai bagus, si malas paham atau tidak tentang materinya urusan belakangan. Si malas yang terus-terusan diperlakukan seperti ini akan merasa semakin nyaman dengan kemalasannya dan akan semakin menggantungkan nasibnya ke...
Manusia lahir dengan berbagai macam kelebihan dan kekurangan. Kedua hal tersebut merupakan anugerah dari Allah SWT. Kedua sisi ini akan melekat di dalam diri seorang manusia dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Keduanya ibarat pisau yang memiliki dua sisi, tajam dan tumpul. Kelebihan dan kekurangan yang melekat dalam diri manusia akan menyebabkan manusia saling membutuhkan satu sama lain. Sehingga manusia dapat hidup secara berdampingan dan saling melengkapi. Dengan adanya kedua sisi yang berbeda tersebut, manusia juga tidak akan pernah luput dari kesalahan. Salah adalah hal yang lumrah dan normal bagi seorang manusia. Seorang manusia pasti pernah melakukan kesalahan sekecil apapun itu. Kesalahan adalah sesuatu yang seharusnya menjadi pelajaran bagi manusia untuk menatap masa depan yang lebih baik dengan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dalam kehidupan di era modern ini, sering kita jumpai seseorang yang melindungi diri dengan mencari kesalahan atau kekurangan orang ...
sumber: pixabay.com Dua objek yang sering kita temui dalam sebuah rumah adalah pintu dan jendela. Pintu dan jendela merupakan lubang sebagai tempat keluar dan masuknya orang-orang atau benda-benda di rumah. Pintu merupakan jalan utama bagi penghuni rumah untuk masuk dan keluar dari rumahnya. Sedangkan jendela adalah jalan untuk masuk dan keluarnya udara dan juga cahaya untuk menerangi rumah. Satu kesamaptaan yang dimiliki oleh pintu dan jendela adalah keduanya sama-sama memiliki lubang dan merupakan jalan untuk masuk dan keluarnya sesuatu ke dalam dan dari dalam rumah. Sering kali kita temui jika ada penghuni rumah yang ingin masuk atau keluar dari rumah namun pintu rumah terkunci dan kebetulan ia sedang tidak membawa kunci, ia berusaha mencari jalan lain, yaitu jendela. Meskipun untuk melewatinya lebih sulit dari pada melewati pintu, jika memang sudah terdesak itu tidak menjadi sebuah masalah. Secara umum, jumlah jendela dalam sebuah rumah pasti lebih banyak daripada jumlah pi...
Komentar
Posting Komentar